Seperti pada artikel Review SmartX, disini admin akan menjelaskan perbedaan Trading Forex yang umum diketahui. Ada 2 tipe market, yaitu Spot & Futures.

Spot Trading/Market adalah tipe pertukaran uang asing yang biasa terjadi di moneychanger/bank. Contohnya kamu pergi ke moneychanger/bank untuk membeli dollar lalu menyimpannya, kemudian saat dollar sedang tinggi kamu jual kembali untuk mendapatkan keuntungan dari selisih kurs.

Futures Trading/Market adalah salah satu tipe market derivatif dari forex. Cara bekerja Futures Market ini agak unik, karena ada 2 jenis transaksi yang dilakukan yaitu BUY/LONG dan SELL/SHORT. Seseorang bisa mendapatkan keuntungan/kerugian di Futures market berdasarkan nilai mata uang di masa yang akan datang (Futures).

Apabila kamu melakukan transaksi BUY/LONG artinya kamu memasuki perjanjian/kontrak untuk membeli aset (dalam kasus ini mata uang) pada harga yang disetujui sekarang pada saat masa perjanjian berakhir nanti.

Contoh BUY/LONG di dunia nyata, misalnya kamu adalah maskapai penerbangan, kamu ingin mendapatkan harga bensin yang sama dengan hari ini (1000 Rupiah) untuk membeli bensin 3 bulan lagi nanti. Kamu harus memasuki (BUY/LONG) Kontrak perjanjian untuk mendapatkan bensin pada harga 1000 di 3 bulan kemudian. Apabila ternyata nanti harga bensin pasaran naik menjadi 1500 Rupiah, maka kamu akan untung karena kamu tetap mendapatkan harga bensin sesuai perjanjian yaitu 1000 rupiah. Tetapi apabila nanti harga bensin pasaran ternyata turun menjadi 500 rupiah, maka kamu akan rugi karena kamu tetap harus membeli bensin di harga 1000 rupiah.

Apabila kamu melakukan transaksi SELL/SHORT artinya kamu memasuki perjanjian/kontrak untuk menjual aset (dalam kasus ini mata uang) pada harga yang disetujui sekarang pada saat masa perjanjian berakhir nanti.

Contoh SELL/SHORT di dunia nyata, misalnya kamu adalah seorang petani beras dan ingin membuat kontrak perjanjian untuk menjual(SELL/SHORT) hasil panen beras dengan harga fixed ketika masa kontrak berakhir, contoh 5000 rupiah. Apabila nanti ternyata harga beras di pasaran turun menjadi 4000 rupiah, kamu akan tetap untung karena di perjanjian kamu menjual di harga 5000. Tetapi apabila harga pasaran naik menjadi 6000 rupiah, kamu akan rugi karena di perjanjian harus menjual di harga 5000 rupiah.

Jadi pada kasus Forex, meskipun harga dollar/euro turun kamu pun tetap bisa untung, karena kamu bisa memasuki perjanjian SELL/SHORT. Dan melakukan perjanjian BUY/LONG ketika harga beranjak naik. Namun pergerakan pasar susah di prediksi karena tidak ada yang bisa mengatur nilai mata uang. Robot SmartX ini bekerja pada Market Futures